imsitumeang

Kompetisi Dua Calon Presiden-Wakil Presiden

In Uncategorized on f 26, 14 at 10:21 am

Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendaftarkan sebagai bakal pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden (capres-cawapres) di Ruangan Sidang Utama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jl Imam Bonjol No 29 Jakarta, Selasa (20/2) siang. Mengenakan kemeja putih, pasangan yang diusung Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Golkar. Diiringi marching band dan pendukung yang mengelu-elukannya saat memasuki Gedung KPU, ratusan simpatisan memenuhi ruas jalan Imam Bonjol.

Prabowo-Hatta didampingi antara lain Presiden PKS M Anis Matta, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, dan Ketua Majelis Pertimbangan PAN M Amien Rais. Prabowo-Hatta diterima Ketua KPU Husni Kamil Manik dan para komisioner.

Selama masa pendaftaran bakal pasangan capres-cawapres, KPU juga menerima dokumen dua bakal pasangan calon yang lain. Sebelumnya, Senin (19/5) siang, KPU menerima pendaftaran bakal pasangan capres-cawarpes Joko Widodo-Jusuf Kalla. Mereka diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Hanura. Diapit massa pendukungnya, Jokowi-JK mendaftarkan sebagai bakal pasangan. Jokowi-JK juga diterima Husni dan para komisioner.

Selanjutnya, KPU meneliti kelengkapan dokumen mereka. Kedua bakal pasangan capres-cawapres yang mendaftarkan itu menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jl Abdul Rahman Saleh No 24, Jakarta, Kamis (22/5) dan Jumat (23/5). Hasil tes kesehatan oleh tim bentukan KPU, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan tim dokter RSPAD Gatot Subroto menyatakan bahwa kedua pasangan dinyatakan mampu melaksanakan tugas kenegaraan.

KPU menyerahkan dokumen hasil verifikasi bakal pasangan capres-cawapres kepada koalisi partai pengusung, Sabtu (24/5) petang. Dokumen diserahkan Husni. Kedua pasangan masih harus melengkapi dokumen persyaratan dan diharapkan tim keduanya melengkapi dokumen sebelum Selasa (27/5). Masa perbaikannya tanggal 24-26 Mei. Tidak sulit memenuhinya.

Dalam Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2014, setelah masa pemberitahuan tentang hasil verifikasi berkas kedua pasangan, masih ada beberapa tahapan sebelum penetapan pasangan calon serta penetapan nomor. Tahapan-tahapannya, perbaikan berkas persyaratan (24-26 Mei), penyerahan perbaikan berkas (25-27 Mei), verifikasi hasil perbaikan berkas (26-29 Mei), pemberitahuan tertulis hasil verifikasi berkas perbaikan (28-30 Mei), serta penetapan pasangan (31 Mei), dan penetapan nomor pasangan (1 Juni).

KPU melakukan pengundian media televisi yang menayangkan acara debat pasangan capres-cawapres. Hasil pengundian, debat capres kesatu (8 Juni) ditayangkan SCTV dan BeritaSatu, dan debat cawapres kesatu (15 Juni) oleh Metro TV dan Bloomberg TV. Selanjutnya, debat capres kedua (22 Juni) ditayangkan TV One dan ANTV, dan debat cawapres kedua (27 Juni) oleh RCTI dan MNC TV. Acara debat gabungan pasangan capres-cawapres ditayangkan oleh TVRI dan Kompas TV (5 Juli).

Masa debat inilah kesempatan rakyat menakar visi, misi, dan program pasangan calon, mengingat menjelang pemilu 9 Juli 2014, intensitas isu yang mendiskreditkan dan menjatuhkan nama semakin sering. Level kampanye hitam dan putih ini pun beragam. Ada yang sekadar guyonan melalui kartun dan karikatur, rekayasa foto, atau kalimat-kalimat sindiran yang tersebar di dunia maya dan nyata, baik spanduk, selebaran, maupun poster.

Isi kampanye beragam, dari rekam jejak capres-cawapres, fisik, masalah pribadi, ke informasi suku, agama, dan ras yang bertujuan untuk menyesatkan publik. Jika informasi hitam dan putih disampaikan masif dan terus-menerus di berbagai media, opini negatif calon bisa dianggap kebenaran. Publik bingung. Info yang benar dan salah menjadi kabur.

Bukan hanya masyarakat yang memiliki akses terhadap media sosial, orang-orang di sekitarnya pun akan dikepung kampanye hitam dan putih. Kampanye ini pun bersautan. Satu capres-cawapres dicerca, sanggahan dan serangan ditujukan ke capres-cawapres lainnya. Namun, publik harus kritis dan jangan menganggap info sesat sebagai fakta, meski susah dilakukan karena intensitas kampanye hitam dan putih yang tinggi. Baik Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK sama-sama korban kesadisan “perang aib” yang sulit dihentikan ini.

Kampanye hitam harus dilawan dengan kampanye putih, baik oleh capres, timnya, penyelenggara pemilu, media, maupun publik. Pasangan capres-cawapres jangan emosi dan terprovokasi, tapi tetap fokus menyosialisasikan visi, misi, dan programnya. Tim masing-masing harus memiliki mekanisme yang sistematis agar publik bisa mengklarifikasi informasi yang beredar luas, cepat, dan mudah, sehingga tidak menimbulkan tanda tanya dan dianggap sebagai kebenaran karena tanpa sanggahan. Kita berharap publik mampu memilah informasi yang sehat dan sesat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: