imsitumeang

Selamat Berpesta Olahraga!

In Uncategorized on f 16, 11 at 4:22 am

Setelah pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara atau South East Asian (SEA) Games XXVI – 2011 dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, kita berharap ajang itu menjadi arena kompetisi 11 negara yang bergengsi. Perhatian sebagian masyarakat tertuju di beberapa nomor lomba dari 38 cabang olahraga.

Indonesia sekian kali menjadi tuan rumah, tahun ini menyelenggarakannya di wilayah yang berbeda, yakni Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, serta sebagian Jawa Barat. Sumatera Selatan sebagai tuan rumah utama, DKI Jakarta dan sebagian Jawa Barat sebagai tuan rumah pendukung. DKI Jakarta pernah menyelenggarakan SEA Games tahun 1979, 1987, dan 1997.

Tapi, kendati cukup waktu mempersiapkan diri, kita semua waswas karena pembangunan sarana dan prasarananya. Waktu mundur menjelang perhelatan sungguh mengkhawatirkan. Hingga tanggal pembukaan, belum rampung pembangunan semua gelanggang (venue) cabang olahraga dan berbagai fasilitas lainnya, termasuk media center.

Apalagi, pembangunannya sarat korupsi seperti pembangunan Wisma Atlet yang melibatkan M Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat, serta menyeret sejumlah elite lainnya, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Angelina Sondakh dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Kesimpulannya, Pemerintah tidak matang merencanakan perhelatan dan merealisasikannya. Serba mendadak sejak bulan Oktober 2010 ketika Yudhoyono memutuskan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah utama. Padahal, Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah sejak tahun 2006.

Pembangunan venue dikebut dua-tiga bulan sebelum pembukaan. Terjadi banyak kendala, mulai dari ketidakprofesionalan panitia, pasokan material yang terhadang, hingga ke kelambanan pencairan dana pembangunan, terjadi bertautan. Segudang persoalan sempat mencuatkan wacana agar menunda SEA Games yang menambah kegusaran apakah SEA Games terselenggara sesuai jadwal.

Kita berharap penyelenggaraan semua pertandingan tanpa hambatan serta sarana dan prasarana pertandingan siap kendati tidak seratus persen. Jika tidak, kita dituduh gagal menciptakan kenyamanan kepada atlet yang bertanding. Jutaan pasang mata menyaksikan acara ini.

Selain penyelenggaraannnya lancar, kita juga berharap Indonesia kembali menjadi juara umum. Syukur-syukur melampaui target 155 medali emas. Selama 11 ajang sebelumnya, tahun 1977-1997, Indonesia sembilan kali tak tertandingi. Indonesia juara umum SEA Games terakhir kalinya tahun 1997 ketika menjadi tuan rumah. Saat itu, Indonesia mengoleksi 197 medali emas, sebuah rekor medali emas terbanyak dalam sejarah SEA Games.

Setelahnya, kita kerap gagal meraih predikat juara umum, malah posisi Indonesia semakin lama semakin terpuruk. Urut an ketiga atau keempat seolah menjadi langganan. SEA Games tahun 2005 di Filipina dan 2007 di Thailand, Indonesia tidak sanggup memasuki tiga besar.

Pasang surut prestasi Indonesia selama SEA Games mengiringi pasang surut prestasi olahraga Indonesia di semua cabang olahraga berbagai kejuaraan. Teramat lama olahraga Indonesia terpuruk di kawasan Asia Tenggara, padahal semestinya kita mengibarkan panji-panji kejayaan di ajang yang lebih tinggi seperti Asian Games dan Olimpiade.

Tiba saat Indonesia kembali berjaya dan mentradisikan bahwa kita selalu terkuat dalam pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara. Sebagai tuan rumah, Indonesia sangat mungkin meraih kembali predikat juara umum. Satu setengah dekade terakhir, tuan rumah selalu juara umum, kecuali Laos. Kita berharap kontingen ‘Merah Putih’ mampu mengoptimalkan kemampuan terbaik.

SEA Games XXVI merupakan momentum untuk membuktikan kejujuran, sportivitas, dan fairness. Kita, misalnya, jangan mengharap keberpihakan wasit dan juri, terutama di cabang olahraga tak terukur seperti yang kerap dilakukan setiap negara penyelenggara. Gelar juara umum bukan segala-galanya sehingga kita menggunakan beragam cara guna meraihnya.

Kita ingin SEA Games XXVI – 2011 benar-benar pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara, terutama bagi rakyatnya. Kita juga ingin menjadi tuan rumah yang baik, yang memberi layanan buat tetamu. Sekaligus, kita membuktikan bahwa Indonesia tak terkenal berkat keganasan korupsi elitenya tetapi karena berhasil meraih kembali gelar juara umum SEA Games yang terhormat. Selamat bertanding!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: