imsitumeang

Semoga Menjadi Haji Mabrur

In Uncategorized on f 4, 11 at 9:18 am

Musim haji telah tiba. Mulai Ahad (2/11), kelompok terbang (kloter) kesatu calon haji berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan Rukun Islam yang kelima. Musim haji kali ini, kuota haji Indonesia berjumlah 221 ribu jamaah yang terinci menjadi 201 ribu jamaah haji reguler dan 20 ribu jamaah haji khusus. Jika petugas haji 3.500 orang, maka jamaah berjumlah 224.500 orang.

Tambahan kuota haji 10 ribu jamaah untuk haji reguler 7.000 orang dan haji khusus 3.000 orang. Sebelumnya, kuota haji 211 ribu. Kuota haji bertambah 10 ribu setelah Pemerintah Arab Saudi menyetujui permintaan Pemerintah Indonesia.

Kita patut mensyukuri penambahan kuota haji. Namun, tambahan tersebut menjadi beban dan tanggung jawab Kementerian Agama (Kemnag) untuk memperbaiki pelayanan bagi jamaah.

Calon jamaah haji Indonesia gelombang kesatu memasuki Kota Madinah melalui dua pintu, yakni Bandara Malik Abdullah Bin Abdul Aziz di Madinah dan Bandara King Abdul Aziz di Jeddah. Jamaah yang melalui Jeddah menuju Madinah harus menempuh perjalanan darat sekitar enam hingga tujuh jam.

Persoalan yang kerap terjadi selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci harus bisa diminimalisasi, baik Kemnag maupun jamaah. Kita berharap, jamaah haji memelihara kesehatannya agar sanggup dan lancar menunaikan rangkaian ibadah haji. Jamaah juga kompak dan mematuhi aturan sehingga terhindar kecelakaan, kriminal, atau tersesat, Insya Allah tidak terjadi.

Yang tak kalah penting adalah petugas haji melaksanakan tugasnya. Banyak masalah yang terjadi selama pelaksanaan ibadah haji karena petugas haji tidak optimal dan profesional melayani jamaah. Kita layak menyorot kinerja mereka. Karena baik buruknya pelayanan haji yang diberikan petugas haji memengaruhi pelaksanaan ibadah jamaah. Keadaan yang juga terkait nama Indonesia di dunia internasional, karena ibadah haji diikuti jamaah banyak negara.

Jamaah berharap pelayanan musim haji sekarang lebih baik dari musim haji dulu. Pengurusan paspor, kesehatan (suntik meningitis), transportasi, katering, pondok, dan kloter sudah rampung. Dua kota suci, Makkah dan Madinah, pun bersiap menyambut tamu Allah.

Pemerintah menyediakan pemondokan untuk 197.140 jamaah di Makkah. Atau 91,15 persen lokasinya berjarak 2.000 meter dari Masjidil Haram, sisanya 7,4 persen lokasinya berjarak 2.500 meter dari Masjidil Haram. Di Madinah juga lebih baik.

Pemerintah berupaya agar dekat jarak antara pemondokan dan Masjidil Haram di Makkah, agar jamaah calon haji Indonesia tidak berjalan kaki terlalu jauh. Mudah-mudahan berkat segala persiapan tersebut, ibadah haji musim ini bisa khusuk. Selamat menunaikan ibadah haji, semoga selamat kembali ke Tanah Air dan semoga menjadi haji yang mabrur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: