imsitumeang

Capres Bermunculan

In Uncategorized on f 15, 11 at 5:15 am

Pemilihan umum (pemilu) masih 3,5 tahun lagi. Tapi, sebagian politikus mulai memunculkan nama-nama figur sebagai calon presiden (capres). Bahkan, di antara mereka ada yang memastikan bahwa nama-nama itu diusung masing-masing partai kendati belum menjadi keputusan. Karenanya, kita memaknai pemunculan itu sebagai strategi pemasaran.

Jika kita memaknainya positif, fenomena itu kesempatan rakyat Indonesia untuk cermat menimbang sosok pemimpin masa nanti. Kita tak harus memilih kucing dalam karung. Kita menilai tindakan, ucapan, dan pikiran mereka terhadap berbagai isu. Rakyat Indonesia menginginkan pemimpin masa nanti yang memiliki integritas, leadership (kepemimpinan), kualitas, dan komitmen memberantas korupsi.

Faktor integritas adalah yang utama karena menyangkut kejujuran, hati yang murni, apa adanya, keberanian mengakui kesalahan, memikul tanggung jawab, memegang kepercayaan, dan keberanian memilih yang benar. Harapan yang wajar mengingat betapa rusak integritas para pemimpin kita yang menjadi korup dan agen asing. Mereka cenderung memperjuangkan dinasti, kelompok, dan kawan-kawannya.

Demokrasi menjadi bagian kehidupan sehari-hari rakyat Indonesia. Sembari memperbaiki di sana-sini kualitas dan kuantitas penyelenggaraan demokratisasi maka yang dilakukan adalah demokrasi yang tak hanya prosedural dan formal belaka tapi juga menjadi jiwa atau sukma kita.

Sehingga, politik dinasti yang nepotis menjadi pilihan memalukan yang harus ditolak. Jika tidak segera diprioritaskan, kita terjebak menjadi bangsa dinasti yang arah kebijakannya ditentukan segelintir dinasti tertentu. Fenomena yang terjadi di Filipina dan India. Kecenderungan ke arah dinasti tersebut menunjukkan tanda-tandanya. Sejumlah keluarga memosisikan kerabatnya untuk berbagai jabatan.

Baik di pusat maupun daerah, perkawinan politik antarkeluarga juga menjadi kecenderungan. Jika kita tidak segera melawannya, 10 tahun ke depan politik dinasti yang nepotis mencapai kemapanan. Mereka tak hanya menguasai kekuasaan tapi juga sumberdaya ekonomi dan jaringan sosial politik.

Pada bagian lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melesat. Selain faktor pasar yang besar dan sumberdaya alam yang melimpah, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi internasional kini sedang goyah. Amerika Serikat terbelit utang, juga Eropa. Hanya Asia yang stabil dan bahkan bertumbuh. Karenanya, siapa pun presidennya, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kemajuan 10 tahun ke depan.

Namun, peluang ini menjadi bencana jika pemimpin tidak memiliki integritas, kepemimpinan, kualitas, dan komitmen memberantas korupsi. Mereka mengabaikan pemerataan dan kesejahteraan. Keculasan pemimpin yang begitu menjadikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya menguntungkan segelintir elite dan asing karena pemimpinnya tidak memiliki moralitas.

Pertanyaannya, siapa pemimpin yang memiliki integritas, kepemimpinan, kualitas, dan komitmen memberantas korupsi? Tak gampang. Di tengah memassalnya politik yang koruptif, sulit mencari figur yang memiliki aspek-aspek tersebut. Kita ragu partai-partai memunculkan capres yang memenuhi kriteria tersebut. Apalagi, partai-partai terindikasi memanfaatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menggerakkan kerja politik mereka.

Kita membutuhkan pemimpin yang tidak memiliki beban kotor dan jejak rekam buram, baik yang diwacanakan maupun yang belum diwacanakan atau dirahasiakan. Indonesia dan segenap rakyatnya membutuhkan pemimpin masa nanti yang memiliki integritas, kepemimpinan, kualitas, dan komitmen memberantas korupsi, yang benar-benar memiliki moralitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: