imsitumeang

Menunggu Banyak Proyek Seperti Jembatan Suramadu

In Uncategorized on f 15, 09 at 2:55 am

Bangga. Perasaan yang memuncul setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Jembatan Surabaya-Madura atau Suramadu tanggal 10 Juni 2009. Jembatan sepanjang 5,438 kilometer itu dibangun enam tahun dengan biaya Rp 4,5 triliun.

Seperti diniatkan pemrakarsanya, di antaranya Soekarno dan Bacharuddin Jusuf Habibie yang pemancangan pertamanya dilakukan Presiden Megawati Soekarnoputri, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura akan mendorong kesejahteraan masyarakat Madura. Teorinya, perekonomian akan bertumbuh setelah tersedia infrastruktur, apakah jalan raya atau jalan kereta api, jembatan, atau telekomunikasi.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhan jembatan. Selain jembatan, sarana penghubung lain seperti ferry dan pesawat. Namun, jembatan diyakini lebih memacu mobilitas orang dan barang.

Kita telah berhasil membangun jembatan besar lain, yakni rangkaian Jembatan Barelang (Batam-Rempang-Galang) yang diselesaikan tahun 1997. Jembatan antarpulau kecil di Provinsi Kepulau Riau itu tonggak keberhasilan dan kemandirian anak bangsa.

Para insinyur kita berhasil memecah persoalan teknis Jembatan Suramadu, mengingat di wilayah tersebut berpotensi gempa juga tiupan angin kencang. Dari proyek ini, kita bisa mengembangkan elemen yang tidak kalah penting dari pencapaian teknis dan kemajuan ekonomi, yakni pengembangan kebangsaan. Interaksi lebih intens akan meningkatkan saling pengertian antarkomunitas, seiring dengan itu juga kebangsaan.

Logika yang sama telah diterapkan tatkala kita meluncurkan Proyek Sistem Komunikasi Satelit Domestik Palapa tahun 1970-an. Jika Palapa mempersatukan Nusantara secara makro, Jembatan Suramadu menambah detail penyatuan tersebut.

Dari pelbagai sudut, pembangunan proyek infrastruktur bermanfaat besar, yang di dalam dirinya sendiri terkandung potensi ekonomi. Di China, masa krisis justru disolusikan melalui proyek infrastruktur.

Sekali lagi, melalui proyek seperti Jembatan Suramadu, banyak yang bisa dikembangkan dan dicapai. Karenanya, kita berharap pemerintahan sekarang dan kelak pemerintahan baru bervisi mengembangkan kebangsaan. Proyek yang menunggu banyak, misalnya saja Jembatan Jawa-Sumatera.

Kita mendambakan pemimpin visioner, seperti Soekarno dan BJ Habibie.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: