imsitumeang

Pesta Demokrasi

In Uncategorized on f 20, 09 at 2:08 am

Tajuk Republika
Senin, 16 Maret 2009

Hari-hari ke depan hingga Pemilu 9 April 2009, bangsa Indonesia akan menjalankan pesta demokrasi. Masing-masing partai politik peserta pemilu dijadwalkan akan menyelenggarakan rapat-rapat umum di berbagai daerah, baik di lapangan, gedung-gedung, maupun di lokasi keramaian lainnya.

Para petinggi partai juga akan ‘turun gunung’, termasuk sejumlah pejabat tinggi negara yang berasal dari partai politik. Kemeriahan kampanye dari para parpol ini akan berlangsung sampai sepekan menjelang hari pencontrengan yang disebut dengan hari tenang.

Ada beberapa catatan yang perlu kita sampaikan agar hajatan nasional lima tahunan tersebut benar-benar menjadi pesta demokrasi. Pertama, setiap parpol hendaknya memanfaatkan pesta demokrasi ini untuk ‘menjual’ program-program partai dan memperkenalkan calon legislatif (caleg) yang diusungnya. Kita yakin setiap partai dan caleg pasti mempunyai program yang baik buat bangsa.

Hanya saja, kita perlu menggarisbawahi agar dalam menjual program dan caleg tersebut tidak menjelekkan partai atau caleg lain. Mengkritisi kebijakan pemerintah bagi parpol oposisi tentu saja merupakan keharusan, tapi mesti dalam bentuk adu program. Bukan menjelekkan dan apalagi menghina atau memfitnah pihak lain secara personal. Hal sebaliknya juga berlaku bagi parpol pendukung pemerintah.

Kedua, kita mengajak agar hak politik rakyat ini benar-benar dimanfaatkan secara aktif. Dalam arti, setiap warga yang mempunyai hak pilih hendaknya tidak golput alias tidak ikut memilih. Kita tahu bahwa ikut memilih atau tidak adalah hak setiap warga. Namun, keberhasilan dalam sebuah proses demokrasi, antara lain, diukur oleh seberapa besar keikutsertaan rakyat untuk memilih.

Ketiga, kita menyerukan agar semua aparat hukum dan keamanan serta para penyelenggara pemilu bisa berbuat adil dan fair. Siapa pun yang melanggar aturan pemilu harus segera ditindak tegas, bijaksana, dan diberi sanksi sesuai aturan. Jangan sampai seperti pagar makan tanaman: justru ikut bermain memihak salah satu partai dengan memanfaatkan jabatan atau posisinya.

Keempat, politik uang memang tidak terpuji, bahkan dilarang oleh undang-undang. Namun, dalam suasana kampanye antara hitam dan putih sering kali tidak jelas. Banyak wilayah abu-abu yang bisa dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk mencari keuntungan bagi diri sendiri maupun partainya. Wilayah abu-abu itu bisa dalam bentuk uang transpor, uang saku, uang lelah, dan dana-dana lainnya.

Dalam suasana seperti itu, tentu banyak pihak yang susah untuk menolak dana-dana siluman tersebut, apalagi bagi masyarakat bawah yang sehari hari hidup berkesusahan. Hanya saja yang perlu dicatat, partai-partai  atau caleg yang terbiasa membeli dukungan dengan uang, biasanya pula setelah berkuasa akan dengan gampang untuk korupsi atau menyalahgunakan wewenang atau jabatannya.

Hal-hal tersebut perlu kita ingatkan agar pemilihan umum yang kita jalani bisa benar-benar menjadi pesta demokrasi. Pesta di mana setiap warga dapat menggunakan hak politik/hak pilihnya secara langsung, jujur, penuh rasa aman, dan tanpa ada intimidasi dalam bentuk apa pun.

Hanya dengan itu demokrasi kita bisa menjadi demokrasi yang bermartabat. Yakni, sebuah demokrasi yang dalam prosesnya tanpa ada kekerasan dan intimidasi. Sebuah proses demokrasi yang tanpa ada warga yang terluka, apalagi meninggal dunia, akibat gesekan antarkader atau simpatisan partai.

Kita harus menjadikan pemilu tahun ini lebih baik dan lebih berkualitas dari Pemilu 2004. Banyak pihak, terutama masyarakat internasional, yang mengagumi keberhasilan pemilu kita lima tahun lalu. Bahkan, Indonesia kini juga dijadikan contoh sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim yang berhasil menyelenggarakan pemilu secara demokratis. Tentu semua ini merupakan modal yang baik buat memajukan dan menyejahterakan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: