imsitumeang

Hillary dan Hubungan RI-AS

In Uncategorized on f 19, 09 at 12:31 am

Kompas, Selasa, 17 Februari 2009

Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton hari Rabu (18/2) ini dijadwalkan tiba di Jakarta untuk lawatan singkat hingga Kamis esok.

Meski singkat, kita yakin ada banyak makna dari lawatan ini. Bahkan lebih dari sekadar makna, lawatan Menlu AS ini kiranya juga mendatangkan manfaat bagi kedua negara.

Pertama-tama harus kita katakan, tamu kita kali ini adalah sosok yang istimewa. Selain dikenal sebagai sosok cerdas, Hillary adalah mantan Ibu Negara AS, dan tahun silam adalah salah satu calon presiden tangguh yang, kalau saja tidak muncul fenomena Barack Obama, boleh jadi juga bisa menjadi Presiden AS.

Sebagai menlu, Hillary jelas merupakan salah satu pilar utama dalam pemerintahan Obama, yang—oleh berbagai kalangan di dunia—diharapkan bisa membawa perbaikan. Oleh Presiden Obama diyakini ia mendapat tugas untuk tidak saja memperbaiki citra AS yang selama beberapa tahun terakhir terpuruk, tetapi juga untuk meningkatkan hubungan AS dengan banyak negara di dunia.

Pilihan untuk melawat ke Asia lebih dulu, dan bukannya Eropa, menyiratkan adanya pergeseran prioritas di pemerintahan AS. Tidak sedikit kalangan yang ingin melihat, pemerintahan Obama juga tidak lagi terpaku pada perang melawan terorisme.

Dimasukkannya Indonesia dalam lawatan pertama, selain ke Jepang, Korea Selatan, dan China, ini diyakini terkait dengan keinginan AS untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara Muslim. Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia jelas diakui potensinya oleh AS. Terpulang kepada Indonesia sendiri, seberapa besar antusiasme kita untuk ambil peranan sebagai komunikator antara AS dan negara-negara Islam.

Ketika hingga sekarang persoalan Palestina belum terselesaikan, peluang Indonesia untuk berkontribusi bagi upaya penyelesaian konflik ini terbuka lebar. Namun jelas, semua upaya diplomasi hanya akan berpeluang efektif kalau kita terbuka dan berkolaborasi dengan AS.

Pada sisi lain, kita juga melihat, AS punya kepentingan sendiri untuk menguatkan kembali pengaruh dan peranannya di kawasan ini. Tentu ini terkait dengan semakin kuatnya pengaruh China dalam beberapa tahun terakhir. Hillary tentu akan mendapatkan penjelasan soal China ke depan saat berada di Beijing nanti.

Menjadi keinginan kita, harapan yang tumbuh seiring dengan naiknya pemerintahan Obama bisa berbuah dalam wujud terciptanya saling pengertian baru antara AS dan bangsa-bangsa Asia, termasuk Indonesia. Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di dunia, AS masih bisa berperan banyak untuk membantu mengurai kekusutan ekonomi yang kini merebak di dunia.

Lawatan Hillary kita harapkan juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memberikan kontribusi di panggung internasional dan mendapatkan mitra berpengaruh untuk membantu meredam krisis ekonomi saat ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: